Sahkan UU Cipta Karya.Luhut : Jokowi Lebih Baik Dari Presiden Yang Dulu-Dulu

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menjawab tudingan-tudingan miring kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Tudingan tersebut sebelumnya ditujukan kepada Jokowi berkaitan dengan aksi penolakan terhadap Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja.


Namun Luhut mempertanyakan apakah alasan pihak-pihak tak setuju itu karena memang secara objektif berdasarkan substansi atau karena ada faktor lain.


Luhut kemudian tidak membenarkan ketika Jokowi ataupun pemerintah dituding tidak mendengarkan lagi keluhan dari rakyat dan hanya bertindak semena-mena, khususnya soal UU Cipta Kerja.


Terlebih Luhut menyadari bahwa Jokowi merupakan sosok yang sangat demokratis dan pro dengan rakyat.


"Enggak bener, Presiden Jokowi itu orang yang sangat demokratis, sangat mendengar (keluhan rakyat)," ujar Luhut.

"Beliau kan pernah susah, jadi dia Presiden berkali-kali bilang 'kita harus dengerin', makanya rapat selalu bicara koperasi, kurs, bicara yang begitu," ungkapnya.


Pernyataan dari Luhut sempat disanggah oleh presenter sekaligus jurnalis senior Budiman Tanuredjo.

Ia menilai seperti terlihat kontras dengan kondisi yang terjadi di lapangan.

"Jadi apa yang terjadi kalau Pak Jokowi mendengar suara rakyat, tapi kemudian rakyat mengatakan tidak didengar, akademisi tidak didengar," sanggah Budiman.


"Ya rakyat mana dulu," tanya Luhut.

"Lha makanya yang didengar rakyat yang mana," tanya Balik Budiman.

Menurut Luhut, sebaik apapun orangnya pasti tetap akan ada yang tidak suka bahkan membencinya.


Berlangganan update artikel terbaru via email: