Berdalih Pengobatan, Rentenir di Pacitan Setubuhi Anak Orang yang Diutanginya



Pacitan - Bejat! Kata itu pantas disandang Miduk Siahaan alias Ranu (48). Pria yang sehari-hari bekerja sebagai rentenir itu tega memperkosa putri nasabahnya yang masih di bawah umur. Untuk melancarkan aksi bejatnya tersangka menggunakan modus pengobatan.

Usai melampiaskan nafsunya, tersangka langsung kabur. Hanya saja status buronnya tidak berlangsung lama. Warga Deli Serdang, Sumatera Utara itu diringkus setelah orang tua korban melapor polisi. Saat ini tersangka menjalani pemeriksaan di Mapolres Pacitan.


Sembari melintas, tersangka mendapati korban sedang tidur. Saat itu bocah perempuan berusia 10 tahun itu hanya mengenakan kaos dan celana dalam. Seketika muncul niat buruk untuk menyetubuhi korban. Tersangka pun merayu korban dengan mengaku dapat menyembuhkan penyakit gatal yang dideritanya.


"Bujuk rayunya adalah pura-pura akan diobati. Jadi pelaku ini adalah orang lain yang datang ke rumah korban dengan menagih hutang," terang Juwair seraya menjelaskan ibu korban memiliki hutang kepada tersangka.


"Orang tuanya keluar, (korban) diobati di dalam menggunakan hand body segala macam akhirnya terjadi persetubuhan itu," tambahnya.


AKP Juwair mengatakan tindak pidana tersebut terungkap setelah korban terus-menerus menangis. Korban tak kuasa menjawab saat orang tuanya menanyakan kejadian sebenarnya. Setelah ditenangkan barulah korban bersedia menuliskan apa yang dialaminya di atas secarik kertas.


Khawatir kondisi kesehatan korban, kedua orang tua lantas membawa korban ke bidan desa untuk pemeriksaan. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke kantor polisi. Penyidik menjerat tersangka dengan undang-undang perlindungan anak.


"Ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp 5 miliar," pungkas Juwair.

Berlangganan update artikel terbaru via email: