Di Tengah Pandemi COVID-19, Pemkab Nganjuk Pengadaan Mobil Alphard Rp 4,7 miliar


Di tengah pandemi COVID-19, Pemkab Nganjuk mengalokasikan dana untuk pengadaan mobil Toyota Alphard senilai Rp 2,6 miliar. Ternyata angka itu merupakan revisi dari angka awal yakni Rp 4,7 miliar.

"Mulai proses awal pembahasan sudah polemik. Mulai pertama dianggarkan Rp 4,7 miliar kalau ndak salah," ujar Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono saat di konfirmasi detikcom Sabtu (3/9/2020).

Rapat pembahasan pengadaan mobil dinas pejabat Nganjuk itu, kata Tatit, digelar pada November 2019. Namun rapat sempat deadlock karena usulan eksekutif tidak disetujui dewan. Rapat akhirnya dilanjutkan dengan jalan tengah anggaran Rp 2,6 miliar untuk sebuah Alphard.

"Mulai pertama dianggarkan Rp 4,7 miliar. Rata-rata tidak setuju. Sempat deadlock. Akhirnya mulai rapat lagi dan disetujui dianggarkan Rp 2,6 miliar," kata Tatit.

"Karena waktu itu, teman-teman belum pernah melihat setingkat bupati mobilnya Alphard," imbuhnya.

Tatit menambahkan sebelum ada pengumuman pengadaan di Lembaga Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE) Kabupaten Nganjuk, DPRD sudah mengingatkan untuk menunda pengadaan seiring pandemi COVID-19.

"Penganggaran itu sebelum COVID-19, 7 Desember 2019 tandatangan bersama dan Maret 2020 kena COVID-19 M, dari situ akhirnya semua banyak kegiatan di refocusing termasuk pengadaan mobil Innova untuk DPRD yang juga kena refocusing. refocusing juga wewenang eksekutif," tandas Tatit.

Berlangganan update artikel terbaru via email: